๐งโ๐ผ Identitas Penulis
|
Haikal, S.KM., M.KM Dosen Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro Sinta ID: 6731731 Scopus ID: 57330903300 |
|
Puput Nur Fajri, S.KM (Video Developer) Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro |
โDi era digital ini, menyaring sebelum berbagi bukan cuma slogan. Itu tanggung jawab moral kita semua. Karena di balik satu pesan yang kita kirim, bisa ada nyawa yang terpengaruh. Jadi sebelum menekan tombol โbagikanโ, ingat satu hal: Berhenti di kamu. Jangan diteruskan.โ
Silakan tonton video berikut hingga selesai agar Anda mendapatkan pemahaman yang lebih dengan judul "Berhenti di Kamu: Melawan Hoax Kesehatan di Era Digital"
*Jika video tidak tampil, mohon muat ulang halaman atau periksa koneksi internet Anda.*
Berhenti di Kamu: Melawan Hoax Kesehatan di Era Digital
Video berdurasi sekitar tiga menit ini menggunakan gaya semi-dokumenter dengan narasi langsung oleh penulis. Musik latarnya lembut dan reflektif dengan tempo meningkat di tengah dan kembali tenang di akhir. Warna visual dimulai dengan tone hangat alami lalu bertransisi ke netral dan sedikit redup pada bagian penutup.
0:00 โ 0:30 | Pesan Pagi dan Awal Cerita
Pembuka menampilkan pesan duka di ponsel yang diikuti informasi menyesatkan tentang penyakit, obat ajaib, atau bahaya vaksin. Pesan ini tampak peduli, namun berpotensi menjadikan kita bagian dari penyebaran hoax kesehatan yang mengancam nyawa.
0:30 โ 1:15 | Cepatnya Penyebaran Hoax
Hoax kesehatan menyebar lebih cepat dari penyakitnya sendiri. Dalam hitungan jam satu pesan bisa menjangkau ribuan orang, sering kali disebarkan oleh mereka yang berniat baik.
1:15 โ 2:00 | Mahasiswa sebagai Agen Perubahan
Mahasiswa merupakan pengguna media sosial terbanyak dan memiliki peran penting melawan hoax kesehatan. Lima dari sepuluh mahasiswa kesehatan masyarakat telah berada pada level advanced Digital Health Literacy, namun masih ada yang belum mampu melindungi data pribadinya.
2:00 โ 2:40 | Cerdas Digital Lewat SICERDIK
Situs sicerdik.dinus.ac.id membantu mengukur kemampuan literasi kesehatan digital dari beginner hingga expert, sehingga pengguna terdorong untuk selalu mengecek kebenaran informasi sebelum membagikannya.
2:40 โ 3:00 | Berhenti di Kamu
Penutup menekankan bahwa menyaring sebelum berbagi adalah tanggung jawab moral, karena satu pesan dapat memengaruhi kehidupan orang lain. Pesan utama: Berhenti di kamu. Jangan diteruskan.
Author : Haikal, S.KM., M.KM
Video Developer : Puput Nur Fajri, S.KM







Add comment