Health Guidance Indonesia

Remaja Mager? Hati-hati Risiko Diabetes & Hipertensi!

🧑‍💼 Identitas Penulis

Nis Syifa'ur Rahma, S.K.M
Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro
Puput Nur Fajri, S.KM (Video Developer)
Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro

“Pernah nggak, seharian duduk depan layar?
Bangun tidur pegang HP, sekolah duduk, pulang lanjut scroll, malam rebahan lagi. Tanpa sadar, ini yang disebut gaya hidup sedentary—kurang gerak dan kebanyakan duduk. Masalahnya, kebiasaan ini bukan cuma bikin badan pegal, tapi juga meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi, bahkan sejak usia remaja.”

Silakan tonton video berikut hingga selesai agar Anda mendapatkan pemahaman yang lebih dengan judul "Remaja Mager? Hati-hati Risiko Diabetes & Hipertensi!"

*Jika video tidak tampil, mohon muat ulang halaman atau periksa koneksi internet Anda.*

Segmen 1 – Kenapa Remaja Sekarang Rentan Kurang Gerak? (±1 menit)
Di era digital, hampir semua aktivitas bisa dilakukan sambil duduk.
Belajar online, main game, nonton series, sampai ngobrol pun lewat layar.
Data menunjukkan, remaja yang kurang aktivitas fisik cenderung mengalami:

  • Kenaikan berat badan
  • Daya tahan tubuh menurun
  • Gangguan metabolisme gula dan tekanan darah

Kalau dibiarkan terus, risiko diabetes dan hipertensi bisa muncul lebih cepat dari yang kita kira.


Segmen 2 – Dampak Kurang Gerak bagi Tubuh (±1 menit)
Saat tubuh jarang bergerak:

  • Gula darah lebih sulit dikontrol
  • Lemak menumpuk lebih cepat
  • Jantung dan pembuluh darah jadi kurang sehat

Awalnya memang nggak terasa. Tapi dalam jangka panjang, kebiasaan mager bisa jadi pintu masuk berbagai penyakit serius.


Segmen 3 – Tips Anti Mager: Gerak Simpel tapi Konsisten (±2 menit)
Tenang, kamu nggak harus jadi atlet buat hidup aktif.
đź’ˇ Ini beberapa cara simpel biar tetap aktif:

  1. Targetkan 30 menit gerak per hari
    Jalan cepat, bersepeda, skipping, atau olahraga ringan di rumah sudah cukup.
  2. Putus waktu duduk terlalu lama
    Setiap 1 jam duduk, berdiri dan stretching minimal 3–5 menit.
  3. Manfaatkan aktivitas harian
    Naik tangga, jalan kaki ke warung, bersih-bersih rumah—semua dihitung olahraga.
  4. Olahraga bareng teman
    Main futsal, badminton, atau dance bareng bikin lebih seru dan nggak terasa capek.
  5. Mulai dari yang kamu suka
    Nggak harus ikut tren, yang penting bergerak dan konsisten.

Segmen 4 – Penutup & Ajakan (±30–45 detik)
Ingat, remaja aktif hari ini adalah dewasa sehat di masa depan.
Jangan tunggu sakit dulu baru bergerak.
Mulai sekarang, kurangi mager, tambah gerak.
Tubuh sehat, pikiran juga ikut kuat. đź’Ş


Author : Nis Syifa'ur Rahma, S.K.M

Video Developer : Puput Nur Fajri, S.KM

okisetiono

Add comment

Categories

KERJASAMA

AHLA

Kunjungi website kami untuk informasi menarik lainnya!

Visit AHLA

Most popular

Most discussed